Cara Menghindari Kehancuran Bangsa Ala Helmi Felis

helmi felis
Cara Hindari Kehancuran Bangsa
1 Jangan pilih Partai banyak preman/orang bodohnya
2 Pilih Partai dipenuhi orang baik & orang cerdas
3 Jangan pilih Partai banyak Korupsi
4 Pilih Partai paling sedikit Korupsi
5 Kritis pada kebijakan rugikan rakyat, lingkungan, kedaulatan

.

Helmi Felis, seorang Netizen dan Influencer, memberikan tips Cara Hindari Kehancuran Bangsa. Ia merupakan netizen dengan pengikut cukup banyak di Twitter dengan jumlah follower sebanyak  96.4 ribu. Menurut Felis, ada lima hal penting yang harus dilakukan untuk menghindari kehancuran bangsa. Kelima tips tersebut adalah:

  1. Jangan pilih Partai banyak preman/orang bodohnya
  2. Pilih Partai dipenuhi orang baik & orang cerdas
  3. Jangan pilih Partai banyak Korupsi
  4. Pilih Partai paling sedikit Korupsi
  5. Kritis pada kebijakan rugikan rakyat, lingkungan, kedaulatan


Cuitan Helmi Felis ini tentu saja mendapat tanggapan beragam dari netizen lain. Ada netizen yang mendukung tips tersebut, dan ada juga yang  mempertanyakannya. Ada yang meminta Helmi Felis untuk menyebutkan contoh Partai mana yang banyak preman dan mana yang dipenuhi orang baik.

Helmi Felis tidak menyebut nama partai tertentu yang dia maksud di cuitanyya di twitter. Mungkin agar neitizen menebak sendiri partai - partai mana yang dia maksudkan. Masaslah koruspi memang masih menjadi masalah besar yang harus dicegah ditanggulangi di Indonesia. Praktik suap - menyuap dan korupsi seolah sudah menjadi budaya bagia sebagian pejabat dan politisi.

Korupsi Masih Marak


Menurut data KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) pada bulan Oktober 2019, sejak beridirinya KPK pada bulan Desember 2002 sudah ada 119 Kepala Daerah dari 25 provinsi berbeda yang  telah diproses KPK karena masalah korupsi dengan 47 diantaranya merupakan hasil operasi tangkap tangan (OTT). Sementera dari operasi tangkap tangan (OTT) selama tahun 2019 (periode Januari - Oktober), KPK  telah menangkap  sebanyak 7 kepala daerah.

Di awal Januari 2020, KPK bahkan sudah menangkap beberapa tersangka  suap  terhadap seorang komisioner KPU (Komisi Pemilihan Umum) yang sampai saat ini kasusnya masih berjalan karena ada salah satu tersangka yang belum tertangkap oleh KPK.
Baca Juga

No comments:

Powered by Blogger.